EFEKTIVITAS SEDIAAN SAMPO DARI EKSTRAK ETANOL DAUN JATI (Tectona grandis L.f.) SEBAGAI ANTIKETOMBE

Penulis

Ayu Diah Lestari , Safriana Safriana , Melati Yulia Kusumastuti , Siti Aisyah Tanjung

DOI:

10.013201/mtb7pn42
Diterima: 2025-08-11
Diterbitkan: 2024-12-30

Abstrak

Ketombe disebabkan oleh jamur Pityrosporum ovale. Jamur Pityrosporum ovale merupakan mikroorganisme normal yang hidup di kulit kepala. Penanganan ketombe memerlukan sediaan sampo. Sampo adalah sediaan kosmetik yang digunakan untuk membersihkan rambut dan kulit kepala dari kotoran, sisa kulit mati, dan minyak (sebum). Tanaman jati (Tectona grandis L.f.) merupakan salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat karena mengandung berbagai jenis senyawa, termasuk alkaloid, tanin, saponin, flavonoid, serta zat warna (cokelat kekuningan atau kemerahan). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas sediaan sampo dari ekstrak etanol daun jati (Tectona grandis L.f.) sebagai antiketombe. Penelitian ini mencakup pembuatan simplisia, karakterisasi simplisia, pembuatan ekstrak, skrining fitokimia serbuk simplisia dan ekstrak etanol daun jati, uji aktivitas zona hambat terhadap jamur Pityrosporum ovale, pembuatan sediaan sampo ekstrak etanol daun jati dengan konsentrasi 10%, 20%, dan 30%, serta uji evaluasi mutu fisik sediaan yang meliputi: uji organoleptik, homogenitas, stabilitas, tinggi busa, pH, iritasi, viskositas, tipe emulsi, uji kesukaan, dan uji Angka Kapang Khamir (AKK) pada spesimen kulit kepala sukarelawan. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa serbuk simplisia dan ekstrak etanol daun jati mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, steroid/triterpenoid, dan glikosida. Ekstrak etanol daun jati dapat diformulasikan menjadi sediaan sampo antiketombe dan memenuhi persyaratan uji mutu fisik. Sediaan sampo ekstrak etanol daun jati (Tectona grandis L.f.) memiliki aktivitas antiketombe terhadap jamur Pityrosporum ovale dan jamur pada spesimen kulit kepala sukarelawan, dengan persentase penurunan jumlah koloni jamur sebesar 21,72% untuk konsentrasi 10%, 44,97% untuk konsentrasi 20%, dan 66,29% untuk konsentrasi 30%.

Kata Kunci:

anti ketombe Pityrosporum ovale sampo Tectona grandis L.f

Referensi

Agustina, E., Andiarna, F., Hidayati, I., & Kartika, V. F. (2021). Uji aktivitas antijamur ekstrak black garlic terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans. Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi, 10(2), 143–157. https://doi.org/10.26877/bioma.v10i2.6371

Anwar, P. A., Nasution, A. N., Nasution, S. W., Nasution, S. L. ramadhani, Kurniawan, H. muchti, & Girsang, E. (2015). Uji Efektivitas Ekstrak Daun Sirih Hijau ( Piper betle L) Terhadap Pertumbuhan Jamur Pityrosporum ovale pada Ketombe. Jurnal Farmacia, 1, 32–37.

Badan, K., Obat, P., & Makanan, D. A. N. (2022). No Title. 1–23.

Eka, R., Safitriyani, N., Fitriyati, L., & Rahayu, T. P. (2022). Antioxidant Activity Of Acetone And Butanol Extract Teak Leaf (Tectona Grandis). Prosiding 16th Urecol: Seri MIPA Dan Kesehatan , 3, 1421–1434.

Febriyanti, Z. M., Kurniawati, N., Natawaskita, K., & Korespondensi, P. (2024). Analisis kadar metilparaben dan propilparaben dalam toner yang ditoko kosmetik secara kckt. 272–277.

Fitriana, Y. A. N., Fatimah, V. A. N., & Fitri, A. S. (2020). Aktivitas Anti Bakteri Daun Sirih: Uji Ekstrak KHM (Kadar Hambat Minimum) dan KBM (Kadar Bakterisidal Minimum). Sainteks, 16(2), 101–108. https://doi.org/10.30595/sainteks.v16i2.7126

Harris, B. (2021). Kerontokan Dan Kebotakan Pada Rambut. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara, 20(2), 159–168. https://doi.org/10.30743/ibnusina.v20i2.219

Indrayati, S., & Rosalina, S. (2020). Uji Efektivitas Ekstrak Daun Sirsak ( Annona muricata L .) Terhadap Pertumbuhan Jamur Candida albicans. Prosiding Seminar Kesehatan Perintis, 3(2), 2622–2256.

Indriarini, L., Rahmasari, D., Savira, M., S.A., D. A., Bayu A., Y. N., & Chasanah, U. (2021). AKTIVITAS PERLINDUNGAN UV DAN ANTIOKSIDAN EKSTRAK KULIT JERUK (Citrus sinensis (L.) Osbeck) DALAM NANOGEL TABIR SURYA. Jurnal Farmagazine, 8(2), 20. https://doi.org/10.47653/farm.v8i2.550

Jihad, A. F. A., Zulfa, F., & Bahar, M. (2020). Uji efektivitas ekstrak bawang bombai (Allium Cepa L. Var. Cepa) terhadap pertumbuhan jamur mallasezia furfur secara in vitro. Seminar Nasional Riset Kedokteran, 1(1), 295–303.

Laelasari, E., & Musfiroh, I. (2022). Indonesian Journal of Biological Pharmacy Review Article : Potential of Herbal Plants Against Pityrosporum ovale Fungus Causes of Dandruff. 2(3), 153.

Lathifah, S., Chatri, M., Advinda, L., & Anhar, A. (2022). Potential Extract Of Breadfruit Leaf (Artocarpus Altilis Park.) As Antifungal Against Growth Sclerotium Rolfsii In-Vitro Sclerotium Rolfsii Secara In-Vitro. Serambi Biologi, 7(3), 283–289.

Maisarah, M., Chatri, M., & Advinda, L. (2023). Karakteristik dan Fungsi Senyawa Alkaloid sebagai Antifungi pada Tumbuhan. Jurnal Serambi Biologi, 8(2), 231–236.

Mita, S. R., Rusmiati, D., & Kusuma, S. A. F. (2009). Pengembangan ekstrak etanol kubis (Brassica oleracea Var. Capitata l.) asal kabupaten Bandung Barat dalam bentuk sampo antiketombe terhadap Jamur Malassezia furfur. Laporan Akhir Penelitian Peneliti Muda (LITMUD) tidak diterbitkan. Bandung: Universitas Padjadjaran.

Putri, R. (2021). Formulasi sediaan Sampo Antiketombe Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) dan Uji Aktivitasnya Terhadap Jamur Candida albicans Secara In Vitro. Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Terapan, 4(1), 255–268.

Rostamailis dkk., 2008. (2008). Tata Kecantikan Rambut. Jilid 3. Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Cara Mengutip

EFEKTIVITAS SEDIAAN SAMPO DARI EKSTRAK ETANOL DAUN JATI (Tectona grandis L.f.) SEBAGAI ANTIKETOMBE. (2024). Journal of Pharmaceutical and Medicine, 1(2), 37-46. https://doi.org/10.013201/mtb7pn42

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.